Categories
Uncategorized

Jenis-Jenis Buah Naga yang Ada Di Indonesia

Ternyata ada 6 jenis buah naga yang ada di Indonesia ternyata banyak manfaatnya juga. Jika Anda membaca artikel ini sampai akhir, Anda akan lebih menyukai buah dari pohon kaktus ini.

Setiap warna buah memiliki keunggulan khusus. Padahal yang di penjual jus biasanya hanya orang-orang merah putih. Di sini saya mengajak Anda untuk mempelajari semua jenis buah naga. Anda juga bisa belajar cara bercocok tanam dan belajar tentang manfaatnya.

Jenis-Jenis Buah Naga yang Ada Di Indonesia

Secara umum, orang mengklasifikasikan buah naga menjadi empat. Ternyata tesis UIN saya temukan dan juga saya klasifikasikan menjadi empat. Nah yang kelima adalah hasil pencarian saya di Google. Yuk kita cek satu persatu

Berikut lima jenis buah naga untuk Anda nikmati.

1. Buah naga putih

Buah naga putih atau Hylocereus undatus kembali menjamur di masyarakat. Hal ini dikarenakan buah naga jenis ini mudah ditanam baik di dalam pot maupun di kebun.

Sayangnya, buah yang matang memiliki berat antara 450 dan 600 gam. Lebih kecil dari buah naga merah.

Rasanya tidak terlalu manis dibandingkan buah naga lainnya, kandungan gulanya hanya 10-13% biksu. Brix adalah unit yang digunakan untuk mengukur gula dalam larutan.

2. Buah naga merah

Secara fisik hampir seperti buah naga putih. Namun warna kulit buah naga jauh lebih merah tua. Dagingnya cokelat kemerahan. Tekstur dagingnya lebih berair daripada buah naga putih. Jenis buah ini memiliki nama ilmiah Hylocereus polyrhizus

Gambar di bawah ini membedakan antara buah naga merah dan putih

Kandungan gulanya 13-15% briks sehingga rasanya lebih manis dari buah naga putih. Harganya bisa sampai dua kali lebih tinggi. Karena rasanya yang manis, buah naga merah diolah menjadi jus buah atau smoothie.

3. Buah Naga Super Merah

Nama ilmiahnya adalah Hylocereus costaricensis. Mirip dengan buah naga merah, tetapi nama ilmiahnya berbeda karena warnanya jauh lebih merah.

Batangnya mencoreng seiring bertambahnya usia, manisnya 12-18 briks. Buah naga ini sangat populer di kalangan petani karena merupakan buku terlaris. Rasanya manis dan bukannya tidak enak.

4. Buah naga kuning

Perbedaan buah naga ini sangat mencolok. Berdasarkan warna kulitnya yang notabene kuning pucat dan daging buahnya putih. Jika orang tidak melihat kulitnya, mereka akan mengira ini adalah buah naga putih.

Buah naga kuning atau dikenal dengan Selenicereus megalanthus berukuran lebih kecil dari buah naga lainnya. Buah ini belum banyak tersedia, sehingga tergolong buah langka. Kalaupun ada di supermarket harganya lumayan mahal.

Rasanya lebih manis dibanding buah naga lainnya. Kadar gulanya 15-18% briks.

Buah yang dijuluki pittaya kuning ini kaya akan sukrosa dan fruktosa. Saat anda memakan buah ini anda akan merasakan perasaan yang segar

Ukuran buah naga kuning ini bisa dibilang lebih kecil dari jenis buah naga lainnya, hanya segenggam, sekitar 80-100 gram.

Harganya yang mahal dan ukurannya yang kecil membuat buah ini kurang populer di Indonesia. Benihnya juga agak sulit di Indonesia.

5. Buah naga hitam

Buah naga hitam merupakan pendatang baru di dunia pertanian Indonesia.

Pertama kali dikembangkan di Indonesia dan dikembangkan oleh seorang tokoh bernama Prof. DR Ir. AP Kusumaningrat. Kediri adalah kota tempat buah naga hitam ditanam saat pertama kali datang ke Indonesia.

Padahal, buah naga hitam merupakan hasil persilangan buah naga super red yang diawetkan dengan menambahkan pupuk Black Natural atau hitam.

Pupuk terdiri atas komposisinya, kotoran sapi, cengkeh, ampas jamu dan abu kulit. Adanya campuran ini memungkinkan buah naga hitam mengandung banyak beta-karoten sehingga warna ampasnya terlihat lebih pekat.

Secara fisik sepertinya bentuk ini sama persis dengan buah naga pada umumnya. Kulit buah naga hitam tetap merah. Ciri khasnya terletak pada skalanya yang besar. Pohon buah naga hitam ini juga sama persis dengan pohon buah naga lainnya.

Satu-satunya perbedaan adalah pada dagingnya. Sebenarnya bukan warna hitam legam, tapi warna merah yang begitu pekat sehingga lebih terlihat seperti hitam. Cara membudidayakannya sama dengan cara budidaya buah naga pada umumnya. Intinya adalah pupuk hitam yang digunakan. Buah naga hitam diproduksi dengan pupuk ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *