Categories
Uncategorized

Beberapa Fakta Menarik dari Kamboja Fosil

Bunga Kamboja Fosil banyak dijumpai di jalanan yang kita jalani. Meski dikenal sebagai bunga Kamboja Fosil, bukan berarti bunga ini berasal dari Kamboja Fosil.

Bunga ini pertama kali ditemukan di Amerika Tengah oleh Charles Plumier, sebuah kawasan dengan iklim tropis. Tanaman ini diberi nama ilmiah Plumeria Alba untuk menghormati penemunya Charles Plumier.

Beberapa Fakta Menarik dari Kamboja Fosil

Sangat mudah untuk menanam bunga Kamboja Fosil ini terlebih karena Indonesia merupakan daerah tropis sehingga bunga ini dapat tumbuh dengan baik. Bunga Kamboja Fosil dapat diperbanyak dari biji dan stek batang. Jual Kamboja Fosil

Hanya dengan menempelkan batangnya, ia akan berakar dan tumbuh menjadi pohon baru dalam beberapa bulan. Keindahan bunga Kamboja Fosil dengan berbagai warna selalu menghiasi taman di sekitarnya.

Bunga Kamboja Fosil kebanyakan berwarna putih dengan bagian tengah berwarna kuning. Namun bunga Kamboja Fosil juga memiliki ragam warna yang indah, seperti merah jambu, kuning, merah tua dan ada pula yang ungu.

Manfaat bunga Kamboja Fosil, bersama dengan keindahan dan aromanya yang harum, dapat dinikmati sepanjang tahun, apa pun musimnya. Itulah mengapa banyak dari kita menganggap pohon Kamboja Fosil ini sebagai pohon penghias atau peneduh jalan.

Bunga Kamboja Fosil atau dalam istilah lain bisa disebut dengan nama latin Plumeria rubra L.cv. Acutifolia yang mana bunga ini asli Amerika tropis dan Afrika. Pohon ini merupakan tanaman hias yang termasuk dalam famili Apocynaceae.

Bunganya ada beberapa jenis, antara lain: putih dan merah atau jepang. Batangnya keras, batang berkayu, tinggi sampai 6 meter, bercabang banyak, batang utama besar, cabang muda lunak, batang cenderung bengkok dan patah.

Nama lain untuk Frangipani termasuk Plumeria acuminata, Ait. P. acuminata, Roxb.P. acutifolia, Poir. P. alba, Blanco.P.obtusa, Lour. P. rubra, Linn, dari Acutifolia Woods. P. rubra, Linn. var. acutifolia (Poir) Bailey.

Daun Kamboja Fosil merupakan daun berwarna hijau, lonjong dengan kedua ujung meruncing dan agak keras dengan urat daun menonjol yang sering rontok, terutama pada saat bunganya rimbun.

Sementara bunganya berbentuk terompet, 5 kelopak muncul di ujung batang dan mekar sepanjang tahun. Tanaman Kamboja Fosil dapat tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian 700 mdpl, tumbuh subur hampir dimanapun dan tidak memilih iklim perkembangbiakan yang spesifik.

Getah pohon Kamboja Fosil (Plumeria acuminata) mengandung senyawa bergetah, triterpenoid amyrin, lupeol, karet dan damar. Kandungan minyak atsiri tersebut terdiri dari geraniol, sitronelol, linallol, farnesol dan fenetil alkohol.

Ada yang menyebutnya dengan sebutan pohon pagoda, snow white, orchid, pink lady, leopard, star, moonlight cheeky, jamaica cheeky, orange beauty, hawaian pink, white dandy, white pranjipane, Singapore noose, tahiti pink beauty, red bloot, El Gambee, Pixy Putri duyung dan masih banyak lagi nama tergantung warnanya.

Beragam warna, Kamboja Fosil semakin banyak ditanam sebagai tanaman hias di halaman rumah. Bunganya tidak hanya indah saat menempel di pohon, tapi juga indah saat tumbang dan bertebaran di tanah atau di rerumputan.

Sebagai pengisi taman, Kamboja Fosil tidak hanya cantik dalam bentuk. Ini juga memiliki banyak keuntungan. Karena banyak manfaat dan kegunaannya, bunga Kamboja Fosil banyak dimanfaatkan. Perbanyakan Kamboja Fosil dapat dilakukan dengan menyebarkan benih, stek atau transplantasi.

Varian warna bunga juga telah dikembangkan. Dalam hal pemeliharaan, Kamboja Fosil diklasifikasikan sebagai fasilitas pemeliharaan minimal. Itu bisa tumbuh liar atau dibesarkan dengan cara khusus. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air. Air yang berlebihan bisa membusuk akar dan batang tanaman. Sinar matahari yang banyak bisa membuatnya mekar deras.

Asal bunga Kamboja Fosil

Bunga Kamboja Fosil, merupakan sebuah tanaman yang sekarang ini diabadikan setelah nama seorang ahli botani Perancis bernama Charles Plumier, yang merupakan orang pertama yang menemukan tumbuhan ini ketika ia melakukan perjalanan ke Dunia Baru (Amerika) pada abad ke-16 untuk mempelajari flora dan fauna di sana. Mendokumentasikan fauna. . Berdasarkan penelitian, asal muasal tanaman plumeria belum dapat ditentukan secara pasti. Diyakini telah menyebar dari wilayah tropis Kepulauan Pasifik ke wilayah Amerika yang hangat, karena di wilayah inilah plumeria pertama kali ditemukan.

Di beberapa negara, plumeria disebut Kamboja Fosil.

di Brazil, Plumeria dikenal sebagai Jasmine de Cayenne dan

Di Hawaii, plumeria juga dikenal sebagai Hawaiian Lei

 Karena kebiasaan tradisional Hawaii yang menggunakan bunga plumeria sebagai lei atau kalung tradisional Hawaii.

Anehnya, plumeria dikenal sebagai bunga Kamboja Fosil di Indonesia, meski asal tumbuhan ini diyakini bukan dari Kamboja Fosil, dan yang lebih aneh lagi di Cina disebut Plumeria Blossom Egg Chicken (Jïdán Huá) entah kenapa, dan apa Apapun nama Plumeria penting bagi kami. perlu sedikit mengetahui tentang sejarah dan manfaat buah plumeria ini agar dapat menambah wawasan bagi keluarga kita.

 Jika kita melihat sekilas bunga plumeria hanyalah sebuah tanaman hias cantik yang mekar dengan indah dan terlihat dengan wangi lembut yang mengeluarkan perpaduan mewah antara bunga dahlia, melati dan mawar sementara kita tidak tahu bahwa manfaat utama tanaman ini adalah. terletak pada bunganya.

Manfaatkan bagian bunga Kamboja Fosil

Manfaat bagian bunga Kamboja Fosil antara lain:

BATANG: Mengandung sari putih yang mengandung resin, senyawa kunyah, senyawa bergetah, amitin, dan senyawa triterpenoid lupeol. Khusus untuk bagian salak, efektif untuk menghilangkan rasa nyeri akibat bengkak dan retakan pada telapak kaki. Mengandung senyawa plumeirid, yang merupakan senyawa glikosida beracun. Karena bersifat racun dan dapat membunuh kuman. Jus Kamboja Fosil dengan dosis yang tepat bermanfaat sebagai obat sakit gigi atau luka dan juga efektif untuk penderita keserakahan. Namun, jus ini tidak boleh masuk ke mata karena bisa menyebabkan kebutaan.

Bunga Kamboja Fosil: Banyak digunakan untuk mencegah penyakit rematik atau juga bisa menyembuhkan asam urat (digunakan sebagai teh), meredakan demam, menghentikan batuk, mengeluarkan kencing, menghentikan diare akibat disentri,

Mencegah pingsan karena panas, dan menyembuhkan sembelit (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak). Karenanya, aroma bunga Kamboja Fosil bisa dimanfaatkan sebagai bahan campuran sabun, pengusir serangga, dan pewangi.

Mengandung beberapa jenis antiseptik yang dapat menyembuhkan gatal di sela-sela jari kaki akibat air yang bertunas dan sejenisnya, seperti: B.

Tumit pecah-pecah atau luka kecil di tangan dan kaki. Namun, untuk kulit lembut bagian tubuh kita, tidak disarankan menggunakan jus buah plumeria. Ini karena jika terkena mata bisa menyebabkan iritasi atau cedera yang lebih parah, bahkan menyebabkan kebutaan.

 Manfaat Bunga Kamboja Fosil Lainnya

Di Indonesia tanaman Kamboja Fosil belum banyak dimanfaatkan, hanya dikenal sebagai tanaman penghias pemakaman.

Di Pulau Bali tanaman Kamboja Fosil sangat banyak dimanfaatkan untuk tanaman hias, pelengkap upacara keagamaan, dipercaya memiliki kekuatan untuk mencerahkan jiwa, bahkan digunakan sebagai penghias tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *